BANDUNG, InfoParlemen.com – Jabar Bergerak menerima bantuan darurat bencana bagi warga Jawa Barat di Teras Pendopo Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (11/2/2021). Penyerahan bantuan dari donatur kepada Jabar Bergerak disaksikan oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.
Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil mengatakan, bantuan ini akan membantu penanganan kebencanaan yang dibutuhkan oleh warga Jabar terdampak bencana, khususnya banjir.
“Kami apresiasi dan terima kasih. Bantuan ini sifatnya baik untuk perempuan, anak, orang tua, hingga perahu, akan mempercepat proses penanganan bencana (di Jabar),” kata Kang Emil.
Berbagai bantuan diserahkan sejumlah donatur kepada Jabar Bergerak, mulai dari pakaian, obat-obatan, perangkat sholat, perlengkapan bayi, hingga perahu Katamaran AquaTec Prime Grade High Density Polyethylene (HDPE) yang antitenggelam dan tahan benturan. Berikut rincian bantuan darurat bencana yang diterima dari para donaturi yaitu:
1. PT Fast Retailing Indonesia (Uniqlo) menyerahkan 300 pcs pakaian wanita
2. Ikatan Pegawai Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 2 Jabar menyerahkan 1 tenda dapur umum, 50 matras busa, 50 selimut
3. Klinik Lima Sehat: obat-obatan dalam 1 pax sebanyak 200 pax
4. Ikatan Isteri Pegawai Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 2 Jabar: 65 perangkat salat dan 165 perlengkapan sekolah
5. Inthebox: 600 pcs kasur lipat/gulung
6. Danone Indonesia: 1.008 dus nutrisi untuk anak usia 3 tahun ke atas, 1.008 Aqua 600 mL
7. Yogya Group: 32 dus + 2 karung perlengkapan wanita dan bayi
8. PT Unilever Indonesia Tbk: 1.488 pcs Zwitsal Sabun Bayi, 528 pcs Zwitsal Bedak Bayi, 300 pcs Zwitsal Sampo Bayi
9. PT Cahaya Benteng Mas: 205 selimut, 100 paket sembako, 100 kaos, 100 masker
10. PT Frisian Flag Indonesia: 126.600 pcs susu cair siap minum Frisian Flag
11. bank bjb: 2 set perahu karet
12. DP3AKB: Rp10 juta
13. Indo Husada Sejati: Rp20 juta
14. PT Gani Arta Dwitunggal: 4 perahu Katamaran HDPE
Masih terkait bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi di awal tahun, Kang Emil pun berharap masyarakat tetap waspada. Pemerintah pusat dan daerah pun terus berupaya menghadirkan solusi banjir, termasuk dengan membangun bendungan.
“Proyek skala besar dari Kementerian PUPR, 12 proyek raksasa mayoritas bendungan yang berkaitan (bencana) air, bisa diselesaikan secepatnya,” kata Kang Emil. (Ginsu)



