BANDUNG, INFOPARLEMEN.COM – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung, Selasa (31/08/2021). Kunjungan ini untuk mendapatkan informasi bantuan Provinsi Jawa Barat kepada Dinkes Kabupaten Bandung terkait pengadaan alat kesehatan di Puskesmas Kabupaten Bandung.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah menggulirkan sekitar Rp12 milyar untuk Kabupaten Bandung, namun jumlah itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi di Kabupaten Bandung.
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Abdul Muiz mengatakan, Komisi V akan mendorong Pemprov Jabar kembali menggulirkan anggaran untuk menyukseskan vaksinasi di Kabupaten Bandung. Salah satu urgensinya adalah dalam waktu dekat ini Kabupaten Bandung akan menyelenggarakan Pilkades dan pembelajaran tatap muka secara bertahap.
“Seiring vaksinasi yang saat ini dibutuhkan, ke depan perlunya advokasi dan tambahan dukungan dana dari Pemprov karena dalam waktu dekat sekitar bulan Oktober ini Pemkab Bandung akan menyelanggrakan Pilkades Serentak, lalu ditambah lagi dengan pembelajaran tatap muka 425.000 siswa siswi di tingkat SMP dan SMA yang perlu divaksinasi,” kata Abdul Muiz di Dinas kesehatan Kabupaten Bandung, Selasa, (31/8/2021).
Abdul Muiz mengungkapkan, rumah sakit yang berada di Kabupaten Bandung ada beberapa yang memiliki status tipe B, ditambah dengan Rumah Sakit Soreang yang sudah beroprasi, namun masih perlu mendapat dukungan dalam segi sarana dan prasarana.
“Tadi Kabid Pelayanan mengatakan untuk mendapat bantuan sarana dan prasarana sekitar 100 milyar yang diajukan,” tutur dewan dari Fraksi PKS ini.
Ia berharap ke depan Pemprov Jabar dan Komisi V beserta tim TAPD selalu berkolaborasi demi perkembangan Jawa Barat. “Semoga Pemprov Jawa Barat melalui Komisi V dan tim TAPD, kita bisa berkolaborasi dan mendorong ada bantuan Pemprov yang bisa digulirkan untuk Kabupaten Bandung,” ujarnya. (Bill)



