Penurunan Stunting di Kabupaten Karo, Tahun 2022 Ada 15 Desa Lokus

Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting menghadiri Pelaksanaan Aksi 1 Analisis Stunting Konvergensi Penurunan Stunting di Kabupaten Karo Tahun 2022 di Hotel Suite Pakar Berastagi pada Rabu (13/4/2022). (Foto: Diskominfo Karo)

KARO, INFOPARLEMEN.COM – Wakil Bupati Karo menyebutkan, dalam menurunkan Stunting di Kabupaten Karo Tahun 2022, Kabupaten Karo mengawali dengan Aksi 1 Analisis Stunting Konvergensi Penurunan Stunting yang merupakan dasar penentuan Desa Lokasi Fokus (Lokus) Stunting dan telah ditetapkan dalam SK Bupati Karo.

Pada tahun 2021 ada 27 Desa Lokus Stunting, sedangkan pada tahun 2022 ada 15 Desa Lokus di Kabupaten Karo yang akan diintervensi dengan program kegiatan oleh OPD terkait serta didukung program tingkat desa dari Dana Desa Serta.

Wakil Bupati Karo juga berharap kepada perangkat daerah dan pemerintah desa yang telah menetapkan rencana kegiatan untuk penurunan stunting di Kabupaten Karo pada Tahun 2022 dan 2023 supaya tetap berkomitmen dan memastikan kegiatan kegiatan yang dimaksud terintegrasi ke Renja dan RKPD atau RKP Desa.

“Begitu juga bagi unsur pendukung dan pelaksana baik dari PKK, Kecamatan, Puskesmas dan pihak lainnya agar memberikan yang terbaik untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Karo,” ungkap Wakil Bupati Karo saat menghadiri Pelaksanaan Aksi 1 Analisis Stunting Konvergensi Penurunan Stunting di Kabupaten Karo Tahun 2022 di Hotel Suite Pakar Berastagi, Rabu (13/4/2022).

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan Aksi 1 ini akan ditentukan Desa Lokus pada Tahun 2023 yang direncanakan sebanyak 20 Desa Lokus.

Pelaksanaan Aksi 1 Analisis Stunting Konvergensi Penurunan Stunting di Kabupaten Karo Tahun 2022  di  Hotel Suite Pakar Berastagi pada Rabu (13/4/2022). (Foto: Diskominfo Karo)

Stunting ini merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Hasil Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) Tahun 2019, angka stunting di Kabupaten Karo sebesar 38,46 % dan menurun pada tahun 2021 sebesar 25,3 %. Artinya dalam 2 tahun penurunan stunting di Kabupaten Karo menurun sekitar 13,16 % atau 6,58 % per tahunnya.

Untuk mendukung pelaksanaan intervensi penurunan stunting dilakukan melalui 8 aksi konvergensi stunting terintegrasi di antaranya:

1. Analisis situasi program penurunan stunting

2. Penyusunan rencana kegiatan

3. Rembuk stunting

4. Peraturan Bupati/ Walikota tentang peran desa

5. Pembinaan kader pembangunan manusia

6. Sistem manajemen data stunting

7. Pengukuran dan Publikasi data stunting

8. Review kinerja tahunan

Turut hadir pada acara ini, Ketua PKK Kabupaten Karo Ny Vera Rika Theopilus Ginting, Tim Tenaga Ahli Pendamping Ditjen Bina Bangda Kemendagri Regional 1, Kepala Dinas Kesehatan drg Irna Safrina Br Milala, perwakilan Bappeda, Camat se-Kabupaten Karo, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Karo dan tamu undangan lainnya. (Tekwasi)

Pos terkait