CIAMIS, INFOPARLEMEN.COM – KepalaBalai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Barat Dr. Rustan Massinai kembali perkenalkan benih padi Inpari 36 dan 37 kepada petani di Kelompok Tani Cintajaya II, Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Kamis (20/10/2022). Inpari 36 dan 37 merupakan varietas yang diharapkan dapat mendongkrak produktivitas padi di Provinsi Jawa Barat.
Rustan Massinai menyampaikan kedua benih tersebut memiliki keunggulan potensi hasil tinggi dan tahan terhadap penyakit tungro. Potensi hasil Inpari 36 rata-rata 10 ton GKG/ha, dan Inpari 37 rata-rata hasil 9,6 ton GKG/ha.
Pemberian benih padi Inpari 36 dan 37 diterima langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis Slamet Budi Wibowo, SP., M.Si. dan Ketua Kelompok Tani Cinjaya II Darsono, sebanyak 100 Kg untuk 4 varietas yaitu Inpari 36, 37, 39 dan 48.
Dr. Rustan Massinai berharap dengan adanya Benih Inpari 36 dan 37, Kabupaten Ciamis bisa menjadi salah satu daerah penghasil beras tertinggi khususnya di Jawa Barat serta bisa berkontribusi untuk ketahanan pangan nasional.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut BPTP Jawa Barat juga kembali melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh dalam mendukung penyediaan dan pemanfaatan benih unggul di Jawa Barat. Dr. Tri Hastini, SP., M.Si dan Taemi Fahmi, S.Pt hadir sebagai pemateri Bimtek.
Kegiatan ini tidak lepas dari peran aktif dari para penyuluh BPP Lakbok yang sangat antusias membantu untuk kelancaran acara Bimtek. (Inpar)



