Dewan Soroti Minimnya Fasilitas Olahraga di Desa Kalong Kabupaten Bogor

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Achmad Ru’yat dari Daerah Pemilihan VI (Kabupaten Bogor) menggelar kegiatan Reses I Tahun Sidang 2022-2023 di Desa Kalong 2, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. (Foto: Hms DPRD Jabar)

BOGOR, INFOPARLEMEN.COM – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Achmad Ru’yat dari Daerah Pemilihan VI (Kabupaten Bogor) menggelar kegiatan Reses I Tahun Sidang 2022-2023 di Desa Kalong 2, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Senin (7/11/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Ru’yat juga menyoroti minimnya fasilitas olahraga untuk masyarakat di Desa Kalong 2 ini. Untuk pembangunan fasilitas olahraga ini diperlukan lahan dari PTPN VIII sehingga perlu bersinergi dengan jajaran direksi PTPN  VIII.

“Kebetulan di sini bertetangga dengan perkebunan kelapa sawit PTP VIII dan ini tentu harus disinergikan dengan pengurus jajaran direksi, agar bisa ada lahan dari PTP 8 yang dijadikan fasilitas umum yang bisa pinjam pakai untuk kegiatan olahraga masyarakat sebagaimana yang ada di desa lainnya juga bisa dioptimalkan untuk kegiatan olahraga,” tegasnya.

Selain fasilitas olahraga, Achmad Ru’yat juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Bogor Barat sangat membutuhkan pemekaran dan sedang progres di Pemerintah Pusat.

Bacaan Lainnya

Achmad Ru’yat menyebutkan, tahap pemekaran Bogor Barat telah selesai dan disetujui, bahkan Wakil Ketua DPRD tersebut langsung menandatangani persetujuan tersebut.

“Saya mendesak agar Pemerintah pusat segera mencabut moratorium, karena Kabupaten Bogor ini Kabupaten yang terpadat se-Indonesia, penduduknya hampir 6 juta dan potensi yang ada juga sangat potensial untuk pemekaran Bogor Barat,” ujarnya.

Ru’yat melanjutkan, “pemekaran ini untuk mendekatkan pelayanan masyarakat dengan Ibu Kota, katakanlah yang sudah ditunjuk hasil kajian perubahan tinggi itu di Cigudeg, yang kedua disamping mendekatkan lalu mempercepat pembangunan, yang ketiga agar pembangunan berbasis desa, jadi jangan hanya dipusat-pusat kota, tapi juga desa ada kebijakan anggaran yang lebih baik,” katanya. (GinSu)

Pos terkait