Wakil Ketua DPRD Jabar Harap KEK Lido Serap Tenaga Kerja Kabupaten Bogor

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat menghadiri undangan peresmian beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido di Jalan Raya Bogor – Sukabumi Km 21, Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Hms DPRD Jabar)

BOGOR, Infoparlemen.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat berharap dengan hadirnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido di Kabupaten Bogor dapat menyerap lapangan pekerjaan dan melibatkan tenaga kerja setempat, khususnya di Kabupaten Bogor dan Sukabumi serta wilayah sekitarnya.

“Mudah-mudahan dan kami juga dari DPRD berharap dan berharap betul agar masyarakat di sekitar kawasan ini (KEK Lido-red), khususnya Kabupaten Bogor untuk dilibatkan. Katakanlah program kawasan ekonomi khusus dengan suatu harapan meningkatkan investasi bagi negara dan tentu keseimbangan ekosistem in sustainable development,” kata Achmad Ru’yat ketika menghadiri undangan peresmian beroperasinya KEK Lido di Jalan Raya Bogor – Sukabumi Km 21, Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/03/2023).

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat ini mengatakan, KEK Lido yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo ini, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan pekerjaan di kawasan ruang terbuka hijau yang luasnya 1040 Hektar.

“Mudah-mudahan kawasan ekonomi khusus ini betul-betul sesuai dengan janji daripada sambutan yang tadi disampaikan oleh pihak pengelola kawasan ekonomi khusus untuk melibatkan tenaga kerja setempat, khususnya di Kabupaten Bogor dan juga tentunya dari wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya,” ungkap Achmad Ru’yat.

Bacaan Lainnya

Jokowi Resmikan KEK Lido

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido milik bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo di Kabupaten Bogor ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (31/03/2023). KEK tersebut berada di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor dan berbatasan dengan Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Jokowi memuji pemilihan lokasi KEK Lido yang hanya berjarak 50 menit perjalanan dari Jakarta. Kawasan ini juga dikelilingi Gunung Gede Pangrango dan Gunung Salak.

Dikakan Jokowi, dirinya senang setelah sempat berputar-putar di KEK Lido sebab infrastruktur yang dibangun pemerintah seperti bandara, pelabuhan, hingga jalan tol, satu per satu sudah mulai dimanfaatkan swasta.

“Contoh jalan tol, saya sampaikan, jalan tol yang sudah kita bangun di pulau Jawa, di Sumatera, di Kalimantan, di Sulawesi, meskipun baru sepotong dua potong, tapi segera itu disambungkan dengan jalan tol. Baik dengan kawasan industri, pertanian, perkebunan, hingga pariwisata, sehingga memberikan nilai manfaat yang maksimal,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, di KEK Lido, Hary memanfaatkan Tol Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) yang sudah bersambung dengan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi).

Masih kata Jokowi, ia juga senang bahwa di KEK Lido ini akan ada theme park, movie land, water park, techno park, hingga kawasan untuk otomotif.

Jokowi berharap tidak ada lagi masyarakat yang lebih senang liburan ke luar negeri daripada di negerinya sendiri.

Sehingga, uang dari Indonesia tidak pergi ke luar tapi tetap berada di Tanah Air. “Hal seperti ini lah yang diharapkan pemerintah agar pembangunan infrastruktur yang telah kita kerjakan itu betul-betul secara ekonomis dimanfaatkan oleh sektor swasta,” ujarnya. (GinSu)

Pos terkait