Bandung, Infoparlemen.com – Sekretariat DPRD Jawa Barat (Jabar) kembali melaksanakan apel pagi di halaman depan gedung DPRD Jabar, Bandung, Senin (17/7/2023). Apel pagi ini diikuti oleh para pejabat struktural, fungsional dan pegawai Sekretariat DPRD (Setwan) Jabar mengikuti.
Apel pagi ini dipimpin Kepala Bagian (Kabag) Program dan Keuangan Sekretariat DPRD Jabar Arip Ahmad Ripai. Kepada para pegawai Setwan Jabar, Arip Ahmad Ripai mengingatkan soal core values atau Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK yang merupakan akronim dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.
“Pemerintah telah mencanangkan nilai-nilai dasar BerAKHLAK. Sebagai pegawai di Sekretariat DPRD Jawa Barat kita memberikan pelayanan, memfasilitasi dewan. Kita harus memahami dan menerapkan nilai-nilai dasar BerAKHLAK ini,” tutur Arip Ahmad Ripai.
Dijelaskan Arip, ada beberapa Nilai Dasar BerAKHLAK yang harus dipahami dan diterapkan. Pertama, berorientasi pelayanan yakni memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Ramah, cekatan, solutif dan dapat diandalkan, melakukan perbaikan tiada henti.
Kedua, akuntabel yakni melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi, menggunakan kekayaan dan barang milik negera secara bertanggung jawab, efektif dan efisien, tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.
Ketiga kompeten, meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah, membantu orang lain belajar, melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.
Keempat harmonis, menghargai setiap orang apapun latar belakangnya, suka menolong orang lain, membangun lingkungan kerja yang kondusif.
Keempat loyal, memegang teguh ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara RI Tahun 1945, menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara, serta menjaga rahasia jabatan dan negara.
Kelima adaptip, cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan, terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, bertindak proaktif. “Salah satu contohnya, sebagai pegawai kita harus adaptip terhadap rotasi, ke mana dan di mana pun,” kata Arip Ahmad Ripai.
Keenam kolaboratif, memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama.
“Kolaboratif ini diperlukan, kalau saling membantu, berkolaborasi, saling memudahkan dalam pekerjaan akan jauh lebih efektif, efisien dalam melaksanakan pembangunan, pemerintahan,” ucap Arip.
Selain mengingatkan soal nilai-nilai dasar BerAKHLAK, Arip juga mengajak pegawai khususnya yang beragama Islam untuk melaksanakan salah satu kewajiban umat Islam, yakni salat.
“Sebagai insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, kita sebagai muslim diwajibkan untuk salat. Salat jangan sampai ditinggalkan karena sibuk,” katanya. (Ginsu)



