Citra Wartawan di Mata Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda Irma Rahmawati

Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Umum Sekretariat DPRD Jabar Irma Rahmawati, S.Sos, MM.

Bandung, Infoparlemen.comCitra wartawan di mata para pegawai dan pejabat Sekretariat DPRD Jawa Barat (Jabar) tentu berbeda-beda.

Di mata Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Umum Sekretariat DPRD Jabar Irma Rahmawati, S.Sos, MM, ternyata wartawan itu baik, sopan, ramah, dan penuh keakraban.

Citra wartawan yang positif ini dirasakan Irma saat dirinya diwawancarai wartawan di ruang kerjanya di Kantor Bagian Umum Sekretariat DPRD Jabar baru-baru ini.

Selama berdinas 12 tahun di Sekretariat DPRD Jabar, Irma mengatakan, selama itu kesan yang ia nilai bahwa wartawan itu galak ketika mengkritik, dan sekilas mendengar dan membaca di media juga hal-hal yang negatif.  

Bacaan Lainnya

Namun setelah wawancara dengan wartawan peliput DPRD Jabar, Irma mengungkapkan, kesan negatif wartawan yang dibayangkannya selama ini pun hilang.  “Geuning bageur (ternyata baik-red) dan sopan, tidak seperti yang saya bayangkan selama ini,” ujar Irma yang merupakan Doktor kandidat atau Dr (c) dari Univesitas Pasundan.

Doktor kandidat atau Dr (c) bukan merupakan gelar, tetapi menunjukkan bahwa yang bersangkutan sedang dalam proses menyelesaikan pendidikan doktornya.

Saat wawancara dengan wartawan, Irma kelahiran Bandung 1981 ini juga menjelaskan tentang kebijakan dan program Sekretariat DPRD Jabar yang sedang dan akan dilaksanakan, khususnya mengenai penerapan digitalisasi smart parlemen tahun 2023 ini.

Ketika menjelaskan berbagai program Sekretariat DPRD Jabar, Ibu dua anak ini menyampaikannya dengan lugas dan mudah dicerna. Hal ini menunjukkan bahwa Irma memahami dan menguasai program Sekretariat DPRD Jabar tersebut.

Saat ini Irma sedang menempuh pendidikan S-3. Disertasinya mengenai kepemimpinan. Penelitiannya di Sekretariat DPRD Jabar, di DPRD Sumedang, Cimahi, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

Irma menjelaskan mengapa ia memilih disertasinya tentang kepemimpinan, selama 12 tahun berdinas di Sekretariat DPRD Jabar, akhirnya diketahui ganti pemimpin, ganti pula polanya.

“Makanya saya tertarik, berarti memang, pemimpin itu sangat penting dalam sebuah organisasi. Begitupun peran kepemimpinan di era digitalisasi seperti sekarang ini. Karena sekarang segala sesuatunya digital. Apa-apa digital,” ungkapnya.

Ketika menempuh pendidikan di SLTA dulu, Irma tidak pernah membayangkan menempuh pendidikan S-3 dengan disertasi tentang kepemimpinan seperti saat ini. Dulunya, Irma mengenyam pendidikan jurusan Tata Boga di SMKN 2 Baleendah Kabupaten Bandung.

Kemudian ia melanjutkan Strata 1 di Universias Nurtanio dengan Jurusan Administrasi Negara. Selanjutnya Strata 2 di Universitas Winaya Mukti (Unwim) Bandung, Bidang Manajemen Pemasaran.

Saat ini Strata 3 sedang ditempuhnya di Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM).

“Jadi semua lengkap. Mau jualan, mau bikin makanan. Tetapi secara administrasi negara hukum-hukumnya tahu juga. Cara mengelola orang ada di MSDM,” ungkapnya. (Ginsu)

Pos terkait