Bandung, Infoparlemen.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil berharap Penjabat Gubernur Jabar yang akan memimpin setahun lebih ke depan bisa melanjutkan apa yang sudah ia reformasi.
Menurut Kang Emil sapaan Ridwan Kamil, semua dimensi pembangunan sudah ditentukan dan tidak perlu lagi ada konsep baru.
“Pj Gubernur Jabar tinggal melanjutkan saja apa yang sudah kami reformasi. Yang penting menjaga saja prestasi supaya hasil 5 tahun ini terjaga dalam waktu setahun lebih menjadi Penjabat,” ujar Kang Emil usai Rapat Paripurna DPRD Jabar, Bandung, Selasa (01/8/2023).
Rapat Paripurna DPRD Jabar ini beragendakan pengusulan pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar masa jabatan 2018-2023. Masa bakti Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum akan berakhir pada tanggal 5 September 2023 mendatang.
Kang Emil optimistis para pejabat dan ASN Pemda Provinsi Jabar sudah punya semangat siapapun Penjabat Gubernur Jabar nanti.
Mereka akan tetap memiliki standard kerja seperti pada saat dipimpin Kang Emil. “Siapapun pemimpinnya nanti tidak akan ada penurunan, semua sudah sangat profesional,” ucap Kang Emil.
Kepada masyarakat Jabar, Kang Emil juga mengucapkan permohonan maafnya bila masih ada pembangunan yang belum maksimal.
Bersama jajarannya, ia mengatakan sudah berkerja keras menjadi pemimpin amanah yang membawa aspirasi dan kesejahteraan masyarakat.
“Kepada masyarakat Jabar kami mohon maaf lahir batin kalau selama 5 tahun ada kekurangan. Kami sudah bekerja keras,” ujarnya.
Hingga saat ini, era kepemimpinan Kang Emil sudah meraih 541 penghargaan yang menandakan ada 541 perubahan di berbagai bidang. “Silakan dimonitor sebelum dan sesudahnya terjadi perubahan yang signifikan,” sebut Kang Emil.
Pencapaian yang paling dibanggakan menurut Kang Emil, keberhasilan menghilangkan desa miskin dari seribuan lebih menjadi nol desa miskin selama 4 tahun. Kemudian reformasi birokrasi di Pemda Provinsi Jabar menjadi yang terbaik se-Indonesia.
“Lain-lain di 540-an itu, tapi dua terbesarnya itu dan juga menjaga ekonomi Jabar terbaik. Kalau infrastruktur Tol Cisumdawu yang 12 tahun menunggu, selesai di era kami. Kereta cepat juga, Bandara Kertajati yang sudah bisa aktif,” ungkapnya. (Ipr)



