Anggota DPRD Jabar Periode 2019-2024 Tidak Dapat Pin Emas

Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Jawa Barat Dr. H. Dodi Sukmayana, SE., MM. (Foto: Infoparlemen.com)

Bandung, Infoparlemen.com – Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) periode 2019 – 2024 tidak akan mendapatkan pin emas ketika mengakhiri masa baktinya pada tahun 2024 mendatang.

Sebelumnya 100 Anggota DPRD Jabar periode 2014 – 2019 menerima pin emas di akhir masa jabatannya. Pemberian pin emas berdasarkan Peraturan Gubernur Jabar No 41 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Adminsitratif Pimpinan dan Anggota DPRD Jabar.

Untuk periode sekarang, Sekretariat DPRD Jabar tidak mengalokasikan anggaran untuk pengadaan pin emas bagi 120 orang anggota DPRD Jabar yang bertugas saat ini.

 “Yang jelas di Bagian Umum untuk sekarang ini kita hapus pin emas. Sudah tidak ada lagi pin emas, sekarang itu sudah tidak ada lagi,” kata Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Jawa Barat Dr. H. Dodi Sukmayana, SE., MM. kepada Infoparlemen.com, Senin (18/9/2023).

Bacaan Lainnya

Dodi menjelaskan, kebijakan peniadaan pin emas ini bukanlah keputusan Sekretariat DPRD Jabar semata. Sekretariat DPRD Jabar telah berkoordinasi dengan anggota DPRD Jabar.   

“Pertimbangannya masalah kepatutan dan kewajaran, dan memang kita sudah koordinasi dan kebanyakan anggota dewan juga lebih peka. Tidak ada gantinya pin seperti biasa saja. Tahun 2019 lalu itu 7,5 gram kali 100 orang,” ungkap Dodi yang juga Dosen Pascasarajana Universitas Winaya Mukti ini.

Sebagai apresiasi kepada 120 Anggota DPRD Jabar periode 2019-2024, Dodi menjelaskan, pihaknya berkeinginan membuat sebuah karya dokumentasi berupa buku dan sejenisnya untuk mengungkapkan tentang keberhasilan-keberhasilan anggota DPRD Jabar selama menjalankan fungsi dewan dalam bidang legislagi, anggaran, dan pengawasan.

Keberhasilan 120 Anggota DPRD Jabar 2019-2024 yang diwujudkan dalam sebuah karya dokumentasi, diharapkan bisa menjadi gambaran bagi anggota DPRD Jabar periode 2024-2029 mendatang dalam menjalankan fungsi dewan.    

Tidak hanya tentang keberhasilan saja, jelas Dodi, pekerjaan-pekerjaan Anggota DPRD Jabar 2019-2024 yang belum tuntas dilaksanakan di akhir masa jabatannya juga akan didokumentasikan sehingga dapat menjadi bahan masukan bagi anggota dewan yang baru.   

“Kita ingin menunjukkan hasil (DPRD 201902024-red), DPRD yang baru itu akan tahu apa hasil dari DPRD periode sebelumnya. Apa yang sudah tuntas, apa yang belum tuntas. Jadi minimal ada potretlah DPRD 2019-2024 berupa buku atau apa,” paparnya.

Pos terkait