Sekretariat DPRD Jabar Lakukan Digitalisasi Fasilitas Rapat dan Perpustakaan

Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Jawa Barat Dr. H. Dodi Sukmayana, SE., M.M. (Foto: Infoparlemen.com)

Bandung, Infoparlemen.com – Penjabat Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin dan Pimpinan DPRD Jawa Barat (Jabar) telah menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Nota Kesepakatan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Kota Bandung, Jumat (8/9/2023) lalu.

Penandatanganan dokumen tersebut dilakukan berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 35 Tahun 2023 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2024.

Terkait KUA PPAS 2024 ini, Bagian Umum Sekretariat DPRD Jabar juga telah membuat program dan kegiatan 2024. Salah satunya adalah digitalisasi fasilitas rapat dan perpustakaan DPRD Jabar.

Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Jawa Barat Dr. H. Dodi Sukmayana, SE., M.M. menjelaskan, pihaknya akan melakukkan digitalisasi fasilitas rapat dan perpustakaan DPRD Jabar pada tahun anggaran 2024.

Bacaan Lainnya

Dodi mencontohkan, ke depan dalam rapat paripurna DPRD Jabar ketika ada anggota dewan melakukan interupsi akan muncul nama anggota dewan dan fraksinya di layar. “Ke depan akan kita rubah dengan digitalisasi. Jadi muncul namanya di layar itu, nomor anggota berapa dan partai apa,” kata Dodi kepada Infoparlemen.com, Jumat (22/09/2023).

Dengan digitalisasi fasilitas rapat DPRD Jabar ini akan mempermudah proses persidangan yang dilaksanakan. Setiap anggota dewan yang bertanya atau melakukan interupsi, akan difasilitasi dengan alat yang telah digitalisasi.

Selain itu, tambah Dodi, perpusatakan DPRD Jabar yang masih menggunakan buku yang konvensional, pada tahun 2024 rencananya diubah menjadi perpustakan digital dengan e-book. “Perpustakaan juga akan kita kemas ke perpustakaan digital,” papar Dodi yang juga Dosen Pascasarjana Univesitas Winaya Mukti ini.

Buku yang dibutuhkan kita akan disajikan secara digital dalam bentuk e-book. “Kita mungkin nanti kerjasama dengan Gramedia,” jelasnya.

“Jadi masing-masing (dewan-red) dikasih akun untuk mengakses perpustakaan digital, sekaligus membudayakan membaca,” ujarnya. Akses akun diberikan kepada dewan dan juga pegawai Sekretariat DPRD Jabar.

Pos terkait