DPRD Jawa Barat Akan Punya Mobil Podcast Keliling

Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Jawa Barat Dr. H. Dodi Sukmayana, S.E., M.M. (Foto: Infoparlemen.com)

Bandung, Infoparlemen.com – Mobil Podcast Keliling akan mendukung kinerja Anggota DPRD Jawa Barat dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Jawa Barat. Mobil Podcast Keliling sedang dalam proses pengerjaan oleh Bagian Umum Sekretariat DPRD Jawa Barat.

Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Jawa Barat Dr. H. Dodi Sukmayana, S.E., M.M. menjelaskan, Mobil Podcast Keliling DPRD Jawa Barat ini untuk memfasilitasi kinerja Anggota DPRD Jawa Barat dalam menjalankan fungsinya dalam legislasi, anggaran dan pengawasan.

“Dengan Mobil Podcast keliling, jadi bisa di mana saja podcast. Dan kita minta di sana berkolaborasi, orang humasnya harus kreatif. Mobil  podcast lagi diproses,” kata Dodi Sukmayana kepada Infoparlemen.com, Senin (25/09/2023).

Dodi mengatakan, DPRD Jawa Barat mempunyai 17 unit mobil dinas Toyota Hiace. “Kemarin kita analisa 17 itu yang rutin dipakai 15. Ada dua yang sifatnya cadangan. Karena sifatnya cadangan jarang dipakai. Udah saja kita rubah satu jadi ambulan. Hiace itu kita sediakan jadi ambulan butuh ambulan. Terus mobil yang satu lagi kita buat menjadi mobil podcast. Mobil podcast keliling,” ungkap Dodi yang juga Dosen Pascasrajana Universitas Winaya Mukti ini.

Bacaan Lainnya

Masih dalam rangka memfasilitasi keluarga besar DPRD Jawa Barat, kata Dodi, 1 unit mobil dinas DPRD Jawa Barat juga sudah diubah menjadi mobil ambulan. Mobil ambulan ini difungsikan untuk mobil darurat dan juga pengantar jenajah.

Selain itu, kata Dodi, Bagian Umum juga mempersiapkan poliklinik di gedung DPRD Jawa Barat. “Pengelolaan poliklinik rencananya kita bekerja sama dengan Puskesmas Gedung Sate,” jelas Dodi.

Dalam mendukung kinerja DPRD Jawa Barat, Dodi menambahkan, pihaknya juga memfasilitasi pemanfaatan ruang rooftop DPRD Jawa Barat untuk menyerap aspirasi mahasiswa.   

“Makanya sekarang siapapun kelompok-kelompok mahasiswa mau menggunakan gedung DPRD ini silakan, kita atur. Kita fasilitasi sepanjang melibatkan wakil rakyat (DPRD Jawa Barat-red),” katanya.

Dodi mengungkapkan, penggunaan ruang rooftop DPRD Jawa Barat sekarang sangat tinggi, jadwal sudah masuk sampai di bulan Oktober. “Kita prioritaskan yang berkaitan dengan pemerintahan,” ujarnya.

Saluran komunikasi DPRD Jawa Barat dengan mahasiswa itu harus betul-betul dibuka. “Mereka juga paham, punya pendidikan. Mereka itu tahu, tapi yang mereka butuhkan sikap empati dan responsif. Jadi kepekaan terhadap sebuah masalah. Itu harus dibuka diri, diskusikan. Memang ada sedikit pengorbanan, contoh kalau mahasiswa datang ke sini menyediakan makan dan minum. Itulah cara berkomunikasi DPRD Jawa Barat dengan rakyatnya.  

Pos terkait