PWI Pokja Gedung Sate dan DPRD Jabar Bagikan Takjil kepada 120 Pegawai Outsourcing dan Non PNS

Wakil Ketua PWI Pokja Gedun Sate dan DPRD Jabar, Lyster Marpaung memberikan dana takjil kepada pegawai Outsourcing dan non PNS di Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

Bandung, Infoparlemen.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Gedung Sate dan DPRD Jawa Barat membagikan uang takjil kepada 120 orang pegawai Outsourcing dan non PNS di Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat.

Mereka terdiri dari beberapa pegawai, seperti security, cleaning service, pantry (bagian jamuan), taman, IT, dan bagian teknisi.

Wakil Ketua PWI Pokja Gedun Sate dan DPRD Jabar, Lyster Marpaung menyatakan, pemberian dana takjil tersebut merupakan kepedulian wartawan yang tergabung dalam PWI Pokja kepada mereka yang dianggap sebagai mitra kerja di Setwan Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

Kemudian, antara pegawai Outsorcing dan pegawai non PNS kepada para wartawan yang meliput di Setwan Jawa Barat selama ini terjalin hubungan kerja yang baik pada bidang masing-masing.

Bagi-bagi uang takjil ini tiap tahun dilakukan menjelang lebaran, namun tahun 2024 ini jumlahnya bertambah menjadi 120 orang. Tahun 2023 hanya sekitar 75 orang.

Dikatakan Lyster, pemberian Takjil ini merupakan kegiatan rutin dilakukan menjelang lebaran.

Selain kepada pegawai Outsourcing dan non PNS, menurut Lyster Marpaung, PWI Pokja Gesat-DPRD Jabar juga memberikan uang THR kepada para wartawan peliput di DPRD Jawa Barat.

“Jumlahnya tidak seberapa, hanya antara Rp.250.000,- Rp 500.000 sampai Rp 1.000.000, namun kebersamaan sesama wartawan perlu dibina,” katanya.

Ketika ditanya sumber dananya, dijelaskan Lyster Marpaung yang didamping pengurus PWI dan anggota Pokja Gesat-DPRD Jabar lainnya, Mbayak Ginting, Hermanto dan Ariesmen, dana diambil dari hasil usaha tahunan kerjasama PT Informasi Media Mitra Parlemen (IMMPAR)-Pokja dengan Humas DPRD Jawa Barat dalam fee pemuatan Adikarya, Advertorial dan Kontributor.

Wartawan yang menggunakan jasa PT IMMPAR-Pokja dalam penagihan Adikarya, Advertorial dan Kontributor ada sekitar 20 orang. Jumlahnya tidak banyak. “Hanya bila dikumpulkan, fee tiap tahun, lumayan juga,” tambah Lyster Marpaung yang juga Direktur Utama (Dirut)PT IMMPAR.

Sementara itu, salah seorang Direktur IMMPAR, Achmad Husein menyatakan, bersyukur pada bulan suci Ramadhan seperti ini para wartawan bisa memberikan dana takjil kepada para pegawai Outsorching dan non PNS Setwan Jawa Barat.

Kegiatan ini sedikit mengurangi imej “buruk” terhadap wartawan setiap lebaran tiba.

Bagi-bagi dana takjil ini kata Husein, mendapat apresiasi dari para pegawai Outsourcing dan non PNS. Mereka tidak melihat jumlah uang yang diberi, namun mereka menilai kepedualian wartawan terhadap mereka.

Pos terkait