Lumbung Padi Nasional, Daddy Rohanady Apresiasi Program Pompanisasi di Jabar

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady. (Foto: Ist)

Bandung, Infoparlemen.com – Untuk memastikan ketersediaan air persawahan di musim kering, Kementerian Pertanian memberikan pompa untuk irigasi sawah dengan menggunakan sistem pipa yang terpasang dari sungai serta air tanah ke sawah-sawah. Kementerian Pertanian memberikan kepada Provinsi Jawa Barat (Jabar) sebanyak 7.000 alat pompa.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady mengapresiasi Kementerian Pertanian yang telah menyalurkan pompa untuk irigasi sawah ke Provinsi Jabar sehingga dapat mendukung ketahanan pangan nasional.

“Semoga Jabar tetap jadi lumbung padi nasional. Berikutnya tinggal ketersediaan pupuk,” Daddy, dewan dari Daerah Pemilihan Jabar X (Kabupaten Indramayu, Cirebon, dan Kota Cirebon) kepada Infoparlemen, Jumat (5/7/2024).

Daddy mengingatkan agar Jabar yang dikenal sebagai lumbung padi nasional tidak berteriak soal ketersedian pupuk. “Jangam sampai Jabar yang punya pabrik pupuk dan lumbung padi nasional, justru teriak-teriak soal ketersediaan pupuk,” ungkap Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jabar ini.

Bacaan Lainnya

Dengan adanya Program Pompanisasi untuk  perluasan areal tanam padi dari Kementerian Pertanian ini, Daddy juga mengapresiasi target produksi gabah kering giling (GKG) dari 27 kabupaten/kota di Jabar yang ditingkatkan dari semula 9 juta ton menjadi 11 juta ton.

Sekda Jabar Herman Suryatman melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Program Pompanisasi di Desa Wanasari, Kabupaten Indramayu.

Di Desa Wanasari, Kabupaten Indramayu, pompanisasi ini telah dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jabar. Total lahan seluas 75 hektare dan yang sedang diairi dengan mesin pompa sekitar 20 ha.

Untuk meningkatkan produksi GKG, Daddy yang juga Anggota Komisi IV  DPRD Jabar, meminta Pemdaprov Jabar  mengirimkan alat pompa tersebut agar seluruh area terkover pengairannya.

Sebelumnya Sekda Jabar Herman Suryatman telah melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Program Pompanisasi di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Rabu (3/7/2024).

Pompanisasi merupakan program irigasi sawah dengan menggunakan sistem pipa yang terpasang dari sungai serta air tanah ke sawah-sawah, fungsinya dirancang untuk memastikan ketersediaan air di musim kering.

Program ini sudah mulai diterapkan di Jabar. Kementerian Pertanian memberikan kepada Provinsi Jabar sebanyak 7.000 alat pompa yang pelaksanaan pemasangannya hari ini dipantau langsung oleh Sekda Jabar Herman Suryatman.

“Program pompanisasi di Jawa Barat sudah mulai efektif berjalan. Ada kurang lebih 7.000 yang sudah didrop Kementerian Pertanian, sekitar 1.900 yang sudah digunakan, dan sisanya sedang diakselerasi untuk digunakan secepatnya,” ujar Herman.

Di Desa Wanasari, Kabupaten Indramayu, Herman memantau langsung pelaksanaan pompanisasi. Total lahan seluas 75 hektare dan yang sedang diairi dengan mesin pompa sekitar 20 ha.

Ketua Kelompok Tani Desa Wanasari Taryono mengatakan, program pompanisasi di Indramayu sangat membantu dalam mempercepat masa tanam.

“Dengan adanya bantuan pompanisasi itu bisa mempercepat musim tanam, Pak. Sebelumnya lambat, sekarang lebih cepat. Semula dalam satu tahun dua kali (tanam), sekarang, insyaallah,  tiga kali bisa, Pak,” kata Taryono.

Pos terkait