Komisi V DPR Tinjau Pembangunan Tol Padang – Pekanbaru

Komisi V
Dalam rangka Kunjungan Kerja Reses ke Provinsi Sumatera Barat Komisi V DPR RI meninjau pelaksanaan pembangunan Jalan Tol Padang – Pekanbaru. (Foto: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)

PADANG, InfoParlemen.com – Komisi V DPR RI meninjau pelaksanaan pembangunan Jalan Tol Padang – Pekanbaru Seksi I Padang – Sicincin (36,6 km) yang saat ini progres pembangunannya telah mencapai 36,34%.

Peninjauan ini dilakukan Komisi V DPR RI yang dipimpin Mulyadi dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) Reses ke Provinsi Sumatera Barat, Senin  (15/02/2021).

Kunker Reses ini merupakan wujud pelaksanaan fungsi pengawasan DPR terkait pengerjaan infrastruktur serta untuk menyerap aspirasi yang dapat menunjang kegiatan masyarakat di Provinsi Sumatera Barat.

Mulyadi berharap Jalan Tol Padang – Pekanbaru akan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah lintasan. “Semoga menjadi kemudahan dalam konektivitas akses-akses destinasi pariwisata di Provinsi Sumatera Barat,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Kunker Reses Komisi V DPR RI dilanjutkan dengan pertemuan dengan seluruh mitra kerja di Kantor Gubernur Sumatera Barat yang dipimpin oleh Plh. Gubernur Sumatera Barat Alwis. Pada kesempatan ini, Direktur Sungai dan Pantai Bob Arthur Lombogia memaparkan masterplan pengendalian banjir di Kota Padang yang telah dilaksanakan dari tahun 1990 – 2016.

Dalam pertemuan Kunker Reses Komisi V ini turut dihadiri oleh Kepala BWS Sumatera V Padang Dian Karmila, Kepala Balai PJN Sumatera Barat Bambang Pardede, Kepala Balai PPW Sumatera Barat Kusworo Darpito, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera III Zubaidi dan Kabid Pendanaan BPJT Ambardy.

Terkait pembangunan Jalan Tol Padang – Pekanbaru, Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Ditjen Bina Marga Akhmad Cahyadi menjelaskan, dari total enam seksi yang telah dilaksanakan konstruksi adalah Seksi I Padang – Sicincin dan Seksi VI Payakumbuh – Bangkinang (45 km).

Salah satu tantangan yang dihadapi dalam proses konstruksi Jalan Tol Padang-Pekanbaru adalah proses pembebasan lahan yang progresnya sampai saat ini baru sebesar 13,22 %.

Banyaknya tanah milik adat di Provinsi Sumatera Barat membuat pembebasan lahan menjadi terkendala, sehingga sampai saat ini yang secara resmi dapat dikonstruksi pada ruas Padang – Sicincin baru sepanjang 5,07 km.

Selain itu, secara geografis letak jalan tol Padang – Pekanbaru yang menembus gunung bukit barisan juga memerlukan tiga terowongan yang saat ini masih dalam proses desain yaitu di seksi Sicincin – Bukittnggi (6 km), Bukittinggi – Payakumbuh (4 km) dan Payakumbuh – Pangkalan (10 km).

“Secara umum dua seksi ini dapat kita selesaikan pada tahun 2024, sedangkan 4 seksi lain yakni Sicincin-Bukittinggi (39,9 km), Bukittinggi-Payakumbuh (32 m), Payakumbuh – Bangkinang (45 km) dan Bangkinang – Pangkalan (60,6 km) dan Pangkalan – Pekanbaru (40 km) masih dalam proses desain yang akan dilanjutkan setelah kedua seksi ini selesai,” tambah Cahyadi, dikutip InfoParlemen dari pu.do.id. (RedInpar)

Pos terkait