BANDUNG, INFOPARLEMEN.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEMSI) Jawa Barat melakukan aksi di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat. Mereka menyuarakan ketidakpuasan nya terhadap dua tahun kinerja kabinet Indonesia Maju.
Pada kesempatan itu, Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat H Abdul Harris Bobihoe, Sekretaris Komisi I H Sadar Muslihat SH, Anggota Komisi I Raden Tedi ST, dan Anggota Komisi IV Drs H Daddy Rohanady menerima aspirasi dari BEMSI terkait “EVALUASI 2 TAHUN KABINET INDONESIA MAJU/MUNDUR” di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Kamis (21/10/2021).
Dalam audiensinya, Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Abdul Harris Bobihoe mengatakan, pihaknya telah menerima aspirasi dari masa aksi dan akan meneruskannya ke pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Aspirasinya mengenai pencemaran lingkungan di Cirebon dan Indramayu, serta masalah pendidikan di Jawa Barat,” kata Abdul Harris di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis, (21/10/2021).
Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady menyebutkan, pihaknya langsung menanggapi tuntutan tersebut dengan langsung berkoordinasi untuk melakukan rapat dengan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat untuk membahasnya.
“Besok pagi kami minta rapat untuk mengetahui itu sebenarnya posisinya ada di mana, baca petanya seperti apa,” tambah Daddy.
Diketahui sebelumnya, mahasiswa dari berbagai kampus yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEMSI) Jawa Barat menuntut agar DPRD Provinsi Jawa Barat menyampaikan aspirasinya terkait evaluasi dua tahun kinerja Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Jokowi-Ma’ruf.
Dalam tuntutannya, mereka meminta DPRD Jabar menyampaikan tuntutan mereka kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengenai pencemaran lingkungan di Cirebon dan Indramayu serta ketimpangan dan masalah pendidikan di Jawa Barat.
Selain itu, BEMSI juga meminta untuk menyampaikan ketidakpuasannya terhadap kinerja pemerintah pusat ke pihak terkait. (Bill)



